Multi Level Marketing

January 30, 2010 at 10:15 pm 6 comments

Multi Level Marketing (MLM) sesuai dengan namanya yaitu pemasaran menggunakan sistem turunan (downline) dimana seseorang akan mendapatkan keuntungan dari produk yg dipasarkan oleh downline-nya meskipun ia tidak ikut menjual secara langsung. Secara teori prinsip dari MLM sangatlah bagus karena dapat memperluas area pemasaran sehingga profit yg diperoleh bisa lebih banyak.

Di sekitar kita mungkin ada beberapa vendor MLM & banyak juga orang2 yg terjun di dunia MLM. Tak jarang dari mereka yg telah menjalani bisnis MLM itu mengeluh, depresi bahkan bunuh diri secara massal karena tidak mendapatkan hasil seperti yg dipromosikan, misalnya apabila bergabung dengan bisnis MLM dari vendor X akan mendapatkan 1 ton emas batangan 24 karat, mobil Ferrari, pesawat jet F-16, kapal pesiar Titanic, pesawat ulang-alik, satelit antariksa, dll.

Dalam faktanya, hanya ada beberapa orang yg sukses dalam bisnis MLM dan banyak orang yg gagal dalam bisnis tersebut. Kegagalan dalam bisnis MLM disebabkan karena beberapa faktor, namun hanya 2 hal yg akan saya sebutkan, yaitu:

  • Produk yg dipasarkan memiliki kualitas yg rendah sedangkan harga jualnya tinggi, padahal di pasaran masih banyak produk dari vendor terkenal yg berkualitas bagus dengan harga yg normal.
  • Penyimpangan dari sistem MLM. Meskipun namanya Multi Level Marketing, prinsip dasarnya adalah marketing/pemasaran. Apabila marketing produk maka haruslah menjual produk. Namun yg sering kita lihat adalah orang2 sibuk mencari anggota baru (downline). Hal ini terlihat ambigu, apakah yg dijual itu berupa produk atau sekedar kertas pendaftaran anggota (member)?

Downline member sebenarnya hanya sebagai penghasilan sampingan dari penjualan produk MLM karena persentase profitnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan laba produk yg bisa kita jual sendiri. Suatu bisnis MLM tidak akan dapat bertahan lama apabila produk yg seharusnya dipasarkan ternyata menumpuk di gudang akibat marketingnya terlalu fokus mencari anggota baru (downline) tanpa menjalankan tugas utamanya yaitu menjual produk.

Alasan dari pelaku bisnis MLM yg berfokus pada pencarian member baru (downline) sangatlah simpel, yaitu ingin mendapatkan hasil yg sangat besar dengan cara instan. Meskipun ada segilintir orang yg berhasil menggunakan cara instan, namun alangkah baiknya kita berusaha keras untuk mendapatkan sesuatu yg kita harapkan melalui usaha sendiri karena nasib orang itu berbeda-beda satu dengan lainnya. Gunakan “balancing system” dalam menjalankan bisnis MLM yaitu sistem yg seimbang antara menjual produk dan mencari member baru (downline), jangan hanya terfokus pada penjualan produk saja atau pencarian member baru saja.

Dan yg paling penting adalah jangan terlalu percaya terhadap tulisan yg saya buat ini karena sejujurnya saya bukanlah orang ekonomi yg mengerti dengan sistem perekonomian yg ada. Saya hanyalah orang teknik yg menggunakan logika dalam melihat sesuatu hal yg ada.:mrgreen:

 

“there is no shortcut to reaches success”

Entry filed under: Money. Tags: , , .

Istilah dalam Jaringan Komputer Belajar Mengetik 15 Jari

6 Comments Add your own

  • 1. ajikinai  |  January 31, 2010 at 1:01 am

    Aku juga pernah coba, tapi langsung out…hehe
    Kalo mau sukses di bisnis MLM musti banyak ngorbanin duit, kalo cuma ngandelin kerja keras mah…seabaaaaad….haha

    Reply
    • 2. kupicino  |  January 31, 2010 at 1:49 am

      wah bener bngt tuh, mesti ngeluarin bnyk duit (pdhl gw blm pernah coba&ga mau nyoba…hahaha):mrgreen:

      Reply
    • 3. Troya  |  March 2, 2010 at 9:26 pm

      mlm sebenarnya merupakan usaha yang relatif barudi negara kita, jadi disini kita harus lebih dulu mempelajari dahulu tentang apa itu mlmi, dan pada dasarnya tugas seorang yg ikut dalam mlm adalah PROMOSI, Mengajak Kerjasama dan Mensponsori orang.

      Reply
  • 4. jojon riki  |  March 2, 2010 at 9:33 pm

    bullshitt ah MLM mah mendingan ML ….sorry gan

    Reply
  • 5. anakonda  |  March 2, 2010 at 9:46 pm

    @Troya: Mksdnya kerjasama dalam hal apa& yg dipromosiin tuh apa? Klo mensponsori orang gmn caranya ya? kyk kampanye parpol aja promosi orang, mending promosi barang aja kyk iklan makanan ringan di tv, laris manis:mrgreen:

    @Jojon: kyk yg pernah nyobain MLM aja gan…. coba dulu deh, toh kalo rugi lo sendiri kan yg nanggung… wkwkwkwk (just kidding)

    Reply
  • 6. jojon riki  |  March 2, 2010 at 9:57 pm

    anakonda: sering nyobain ml mah wkwkwk

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Superhero of The Year

Recent post

Categories

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers


%d bloggers like this: